Langsung ke konten utama

Air Compressor ----- Call 085717511186

Screw Belt Drive Up to 250 Hp


Screw Compressor Direct Coupling


Scroll Compressor 6 Hp s/d 20 Hp
Piston Compressor Low Pressure Up to 15 Hp









High Pressure Compressor 30 Bar Up to 30 Hp
Piston Compresssor Medium Pressure Up to 30 Hp

Air Filter Pre dan After 3 s/d 0.01 Micron


 


Postingan populer dari blog ini

Cara atau susunan pemasangan kompresor angin industri

   Jika anda seorang teknisi di sebuah pabrikasi atau anda berencana membeli kompresor angin paket (kompressor angin,tanki,air dryer, filter free dan filter after) maka jangan sampai salah dalam pemasangan atau urutan semua produk di atas yang baik dan benar berdasarkan pengalam dan yang sudah saya lakukan maka perhatikan gambar di samping kiri.     Dengan sistem pemasangan seperti akan di dapat suply angin yang kering (tidak lembab) dan tidak mengandung aerosol oli. Sehingga mesin-mesin yang menggunakan penggerak pneumatic terhindar dari korosi serta kerusakan yang berakibat fatal. Sistem seperti ini juga bisa anda terapkan di pabrikasi yang melakukan pengecatan, sandblasting, manufaktur plastik, packaging, dll.    Jika anda sudah memiliki kompresor angin jenis piston dan akan di jadikan sentral untuk penempatan kompresornya maka perhatikan gambar berikut

PERHITUNGAN KAPASITAS RECIPROCATING / PISTON AIR COMPRESSOR

Secara teoritis kapasitas reciprocating / piston air compressor bisa di hitung.  Hasil perhitungan kapasitas sebuah kompresor angin / air compressor yang bisa di sebut juga Piston Displacement. Piston Displacement =  π D 2 /4 x Piston Stroke x Jumlah Piston x Rpm Dimana: π = 22/7 D = Diameter Piston Stroke = Panjang ruang kompresi dalam cylinder Rpm = Jumlah putaran dalam 1 Menit  Contoh: Diameter Piston = 100 mm = 1 dm Stroke = 70 mm = 0,7 dm Jumlah piston = 3 Rpm = 800 / menit Penyelesaian:  =   π (1 dm) 2 /4 x 0,7 dm x 3 x 800/menit   =  1320 dm 3 / menit   =  1320 liter / menit Disini kami jelaskan Piston displacement bukan merupakan kapasitas produksi udara sesungguhnya dari piston kompresor karena proses turun naiknya piston tidak terjadi berbarengan sehingga efisiensi tidak 100% dalam artian udara yang di hasilkan dalam satu kali hisapan piston tidak 100%. Kapasitas y...

Screw Air Compressor Direct Drive

Screw Air Compressor Direct Drive (RCD Series) RCD Series: Rotary Compressor Direct series Screw air compressor jenis ini di hubungkan sebuah kopling fleksibel diman antara poros (As) Air End dan Motor di sambungkan.   Dengan sistem seperti ini dapat menghasilkan   beberapa kelebihan diantaranya: Efisiensi putaran Air End yang lebih tinggi dan stabil ,  Penggunaan atau konsumsi listik lebuh rendah ,   Amper atau tegangan listrik seimbang,   Getaran kurang dan umur dari bearing lebih panjang atau lebih awet   Dan juga berpengaruh terhadap kekuatan daya pakai dari motor itu sendiri. Worm host:   motor besar , rendah gesekan pada saat putaran tinggi (kecepatan maksimal) , efisiensi tinggi serta kebisingan rendah. Screw air compressor Direct Drive ( RCD series) di lengkapi dengan intelegent tampilan contorl (LCD Inteligent Microcomputer). Yang lebih memudahkan dalam pengoprasian ataupun pengawasa...