Langsung ke konten utama

Shark Piston Air Compressor Low ( 8 Bar)


 Shark Air Compressor Piston L series , adalah Compressor piston yang bisa di andalkan dengan tekanan kerja ( working pressure) 8 bar, Shark Compressor piston sangat cocok untuk aplikasi pneumatic, pengecatan, perbengkelan dll. Dengan dua pilihan kompresor piston Unloading system dan Compressor piston Automatic system: 

1. LWP 6502 ( 1, 5 Kw/ 2 Hp)
2. LWP 8003 ( 2, 2 Kw/ 3 Hp)
3. LWP 8005 ( 3, 7 Kw/ 5 Hp)
4. LWP 1075 ( 5, 5 Kw/ 7, 5 Hp)
5. LWP 1010 ( 7, 5 Kw/ 10 Hp)
6. LWP 1215 ( 11 Kw/ 15 Hp)


   Nama: wahyu saputra
   E-mail: wahyu.away87@yahoo.com
   Situs Web: http://www.shark.co.id   
   Pesan Instan
Y!: wahyu.away87@yahoo.com Y!: wahyu.away87
PIN BlackBerry: 27771007] 22454E4C

   Nomer HP: 085717511186
   Nomer Telpon: 021 5903411
   Nomer Faks: 021 5903135
   Alamat: Zona industri keroncong Blok A no 6, jati uwung
Tangerang 151354, Banten
Indonesia

Postingan populer dari blog ini

Cara atau susunan pemasangan kompresor angin industri

   Jika anda seorang teknisi di sebuah pabrikasi atau anda berencana membeli kompresor angin paket (kompressor angin,tanki,air dryer, filter free dan filter after) maka jangan sampai salah dalam pemasangan atau urutan semua produk di atas yang baik dan benar berdasarkan pengalam dan yang sudah saya lakukan maka perhatikan gambar di samping kiri.     Dengan sistem pemasangan seperti akan di dapat suply angin yang kering (tidak lembab) dan tidak mengandung aerosol oli. Sehingga mesin-mesin yang menggunakan penggerak pneumatic terhindar dari korosi serta kerusakan yang berakibat fatal. Sistem seperti ini juga bisa anda terapkan di pabrikasi yang melakukan pengecatan, sandblasting, manufaktur plastik, packaging, dll.    Jika anda sudah memiliki kompresor angin jenis piston dan akan di jadikan sentral untuk penempatan kompresornya maka perhatikan gambar berikut

PERHITUNGAN KAPASITAS RECIPROCATING / PISTON AIR COMPRESSOR

Secara teoritis kapasitas reciprocating / piston air compressor bisa di hitung.  Hasil perhitungan kapasitas sebuah kompresor angin / air compressor yang bisa di sebut juga Piston Displacement. Piston Displacement =  π D 2 /4 x Piston Stroke x Jumlah Piston x Rpm Dimana: π = 22/7 D = Diameter Piston Stroke = Panjang ruang kompresi dalam cylinder Rpm = Jumlah putaran dalam 1 Menit  Contoh: Diameter Piston = 100 mm = 1 dm Stroke = 70 mm = 0,7 dm Jumlah piston = 3 Rpm = 800 / menit Penyelesaian:  =   π (1 dm) 2 /4 x 0,7 dm x 3 x 800/menit   =  1320 dm 3 / menit   =  1320 liter / menit Disini kami jelaskan Piston displacement bukan merupakan kapasitas produksi udara sesungguhnya dari piston kompresor karena proses turun naiknya piston tidak terjadi berbarengan sehingga efisiensi tidak 100% dalam artian udara yang di hasilkan dalam satu kali hisapan piston tidak 100%. Kapasitas y...

Kompressor Angin Medium Pressure ---->175 Psig

Ganbar Medium Pressure Semi Automatic  Kompresor angin medium pressure ini di desain sangat kokoh dan sangat mudah untuk perawatannya. di samping itu juga suara dari kompresor angin ini tidak terlalu bising dan tidak menimbulkan daya getar yang tinggi. Kompresor angin medium pressure memiliki tekanan kerja maksimal sampai 175 Psig / 12 bar dengan sistem kerja TWO STAGES, di mana pada hisapan pertama angin tidak masuk langsung ke dalam tanki melainkan di konfersi lagi ke dalam 1 ( satu )  piston yang ukuran atau diameternya lebih kecil di banding piston yang melakukan hisapan pertama setelah itu baru udara atau angin masuk kedalam tanki. Untuk jenis kompresor angin ini kami berikan dua pilihan system yaitu:   System Semi Automatic  H 100 (7.5 Kw / 10 Hp)  H 150 (11 Kw / 15 Hp)  H 200 (15 Kw / 20 Hp)  H 250 ( 18,5 Kw / 25 Hp)  H 300 (22 Kw / 30 Hp) System Automatic  MWP 8003 MWP 8005 MWP...